Scraps of Hana's life

  • Random
  • Archive
  • RSS
  • Ask me anything

Sembilan Belas Tahun [19]

Kau yang baru berumur 19 dan saya yang sedang menjalani umu 19 ini, sepertinya cerita kita masih sama. Selamat menuju kedewasaan!! :)

ahmadyani:

Sembilan belas adalah tentang hati yang tak mudah patah, hati yang tak lekas jatuh cinta, hati yang juga tak mudah untuk dicinta, hati yang tak serakah, hati yang mudah mengalah, hati yang baik, karena aku memang baik hati. :)

Sembilan belas adalah rentetan rasa gelisah, menentukan arah, gundah, ingin terarah, tak mau salah arah. Di umur kesembilan belas ini adalah saat di mana aku harus terus melangkah, langkah-langkah kecil untuk satu pijakan, untuk bisa bertahan.

Sembilan belas adalah perjalanan panjang. Tentang perjalanan hati, kaki, perasaan, dan pikiran. Mencari jati diri yang sesungguhnya ada di dalam diri, mencari di dalam keserabutan kehidupan yang gamang ini. Seperti seorang anak di tengah kegelapan yang menemukan sesuatu lalu merasa binggung, hingga kemudian lampu menyala dan ia melihat bahwa benda yang ia temukan itu ternyata hanyalah koin logam tua atau barang yang sudah lama ada.

Sembilan belas adalah tentang sekian banyak mimpi yang cuma digantung namun lupa untuk menggangkatnya, seperti mengantung pakaian di jemuran dan ketika hujan kau ketiduran. Begitu banyak cita-cita yang di kejar, namun apa yang dikejar lebih kencang dari kecepatan lariku. Tentang kecewaan ku atas penayangan film yang ditayangkan di stasiun televisi bila film yang sedang tayang kebanyakan di sensor, aku jadi kehilangan fokus dan tak paham lagi bagaimana alur ceritanya.  Juga tentang kebosananku akan pemberitaan korupsi yang meracuni pejabat negeri, sebab kita hanya menerapkan hukum kesinambungan, habis Gayus terbitlah Gayus jilid berikutnya, berikutnya, dan berikutnya. Andai kita menerapkan hukum patahan seperti yang di terapkan di negeri Cina. Lahabisme menjalar merasuki jiwa-jiwa pejabat negeri yang menganggap bahwa jabatan adalah jembatan untuk mengorek kekayaan. Sialan.

Sembilan belas adalah tentang air mata yang jatuh satu-satu, tentang tawa yang lepas, tentang rasa haru yang begitu, tentang keputusan yang ragu, tentang perasaan yang dipendam dalam-dalam, tentang matahari pagi yang menyelinap dari celah-celah jendela, tentang suara dentakan hak sepatu, tentang cinta yang tidak jelas di mana ujungnya juga entah di mana awalnya.

Sembilan belas adalah tentang langkah yang terhenti, namun tak menyerah dan kalah. Tentang pendapat-pendapat yang didebat. Tentang ketulusan hati untuk memberi (berbagi). Tentang bagaimana menjadi pendengar yang baik, agar tak cuma bisa mengeluh. Tentang keserakahan manusia masa kini, segalanya harus serba mudah, cepat, dan efisien. Makanan instan semakin banyak di produksi, fastfood semakin berserakan di mana-mana, kelaparan belum ada obatnya.

Suatu hari nanti mungkin tidak ada lagi yang namanya nasib, karena itu memang buah dari pikiran dan perbuatan kita sendiri. mungkin kalau kita bisa sedikit lebih pintar, akhirnya bisa jadi tidak menyedihkan, atau malah sebaliknya. Mungkin suatu hari nanti Tuhan tidak lagi menuliskan jalan hidupmu, kau yang menulisnya sendiri.

Aku membayangkan hari dimana saat aku bangun dan aku tahu bahwa aku sudah berada di tempat lain. Dan aku membayangkan suatu hari, ketika aku ingin tertidur dan aku sadar bahwa aku sudah berada di tempat lain lagi. Mungkin, hari kedua setelah hari itu, itulah hari yang kuinginkan, itulah hari dimana aku bisa untuk terus mengarungi dunia. Aku tahu, hidup ini tidak sederhana, hal ini tidak mudah, hal-hal buruk kemungkinan akan terjadi.

Aku banyak belajar dari ketakutan, yang kemudian membuatku mengerti bahwa: Hexakosioihexekontahexaphobia adalah sebutan untuk orang-orang yang takut angka 666, Alektorophobia adalah sebutan untuk orang-orang yang takut ayam, rata-rata warga Jakarta mengalami Antlophobia yakni orang-orang yang takut banjir, atau kita semua adalah Hamartophobia atau takut berdosa dan Hadephobia atau takut neraka. Tuhan, lindungi kami dari godaan setan.

Sekali lagi, sembilan belas adalah masih sama dengan aku yang dulu, tak terlalu banyak omong, tapi kadang cerewetnya minta ampun, kadang berceloteh tak jelas,  dan kadang masih telat bangun pagi.

Semoga di hari kedelapan belas tahun hidup di planet bumi ini semua bisa menjadi lebih baik. 

Note: Yang mau ngirim kado/hadiah dipersilahkan. :D

    • #life
  • 10 months ago > madyaba
  • 4
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

4 Notes/ Hide

  1. septydwiindriani reblogged this from beningtirta
  2. beningtirta reblogged this from hanakochan
  3. pusstories said: happy birthday! may allah grant your wishes. :)
  4. hanakochan reblogged this from madyaba and added:
    Kau yang baru berumur 19 dan saya yang sedang menjalani umu 19 ini, sepertinya cerita kita masih sama. Selamat menuju...
  5. madyaba posted this
← Previous • Next →

About

A girl,, that love flowers, books, cooks, science, cats, art, photography, and Japan things.. Find more about me in my personal's thought about anything . :)

So when you have common interest with me, why don't you just follow me!!

Psst: ask for it, if you want to be followed by me ;)

Pages

  • my other blog :)

Me, Elsewhere

  • @hanakotamus on Twitter
  • Facebook Profile

Twitter

loading tweets…

  • RSS
  • Random
  • Archive
  • Ask me anything
  • Mobile
Effector Theme by Pixel Union