Akhirnya berkomentar
Jujur saya masih ketawa-ketawa sendiri ingat komentar bapak kemarin ketika seorang bude saya menanyakan apakah saya sudah punya pacar belum. Saya sih waktu itu jawab dengan jujur, “belum budhe”, sambil cengengesan.
Eh, si bude malah komentar lagi, “pasti gak dibolehin bapak nya yah?”.
“Hahahaa„”, makin bingung mau komentar apa dan mencari cara untuk jelasin yang sebenarnya.
Tiba-tiba bapak seperti gak mau disalahin dan menyambar untuk berkomentar, “Dulu mah ada, tapi malah disia-sia-in tuh.”
Heeee„ kacau ini. Sejak kapan bapak pernah komentar tentang masalah jodoh dan pacaran begini. Kebanyakan bapak cuma diam atau berusaha mencari topik lain, tapi yang ini kok beda ya.
Akhirnya saya senyum-senyum aja. Sebenarnya dalam hati cukup menaruh pikiran terhadap apa yang bapak sampaikan. Dalam hati saya jadi berpikir, maaf ya pak sampai saat ini belum mengenalkan “pacar”. Maaf juga kalau cara berpikir saya saat ini berbeda dari apa yang biasanya remaja seumuran saya lakukan. Saya sedang berusaha untuk menjalankan apa yang agama ajarkan pak, seutuhnya -terutama dalam masalah jodoh dan “pacaran” ini.
Memang cukup sulit untuk memberikan pengertian kepada para bude (entah dari bapak atau ibu), apalagi saya tumbuh dalam keluarga yang tidak terlalu kental agama nya. Mudah-mudahan nanti bapak saya mengerti dan akhirnya malah nyariin jodoh buat saya -diwaktu yang tepat tentu nya.. haha.. :P
*tulisan untuk berbagi.. :)
5 Notes/ Hide
-
debuantariksa liked this
-
utautaak liked this
-
arrizapasha reblogged this from hanakochan and added:
MeĀ : Ini aktual banget! baru aja minggu...P ama ortu. perbincangan
-
bungaca liked this
-
rizzaayu liked this
-
hanakochan posted this