Saplings :)
The picture is not belong to me
Saplings :)
The picture is not belong to me
“Life isn’t a race. It’s not about who has the most achievements or money. It’s your own happiness that matters.” cc: @claudsanggi :D
Some important life advice that we should all remember. ( :
(via pradityaningsih)
Source: chibird.com
Blur (by John Alunan)
Mari memadukan “diam” dan “gerak” secara beriringan. Diam dalam kata, bergerak dengan seribu tindakan.
Dulu, pas zaman Yunani, ada namanya SKHOLE, yang merupakan asal-muasal kata sekolah dan school. Skhole ini merupakan suatu sistem, dimana anak-anak kecil pada zaman Yunani belajar sesuatu pada waktu bermain mereka.
Mereka, mulanya belajar pada orangtua mereka masing-masing, karena kesibukkan orangtuanya, maka anak-anak tersebut ber-skhole dengan orang yang pernah juga melakukan skhole.
Di skhole, mereka belajar apapun yang mereka inginkan, bagi yang ingin belajar menulis mereka akan ber-skhole pada orang yang menguasai bidan itu, begitu pula yang ingin belajar sains, melukis, menari, bernyanyi, dsb.
Singkat cerita, makin lama, sistem skhole yang dibentuk ini mengalami perubahan seiring dengan perubahan waktu. Puncaknya, pada saat revolusi industri berkembang dengan pesat. Sistem pendidikan skhole pun ikut berubah, akhirnya anak-anak yang mendapatkan pendidikan disiapkan untuk mengisi industri-industri yang ada. Bukan lagi belajar atau menerima pendidikan apa yang mereka sukai atau sesuai dengan passion mereka. Apalagi makin banyak yang menganut sistem kapitalis, sehingga sistem pendidikan pada skhole pun juga mulai menganut kapitalisme. Dan akhirnya orang-orang berlomba untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya.
Kayak gambar di atas. Di saat kita menempuh pendidikan, agar bisa kerja dan menghasilkan gaji yang besar. Dan itu terus berulang, hahaha.
Agak ironis sih sebenarnya, kalo manusia-manusia ‘dicetak’ melalui pendidikan untuk mengisi industri-industri tersebut. Persis kayak mesin ya?!
Kalau bisa terus bermanfaat, berlaku positif, dan selalu memberi yang terbaik. Insyaallah yaa.. :’) Fightooo..
Source: nayasa
“Gue iri.” tutur Sam melalui bibirnya yang mulai biru kedinginan.
Di tepi luasnya padang rumput nan hijau, dua sahabat karib itu tengah menahan gigil dalam derasnya hujan, dua sahabat yang merasa terbuang dari kehidupan, dari penghargaan dan perhatian, Sam dan Re.
“Iri sama siapa?” tanya Re…
:’) kok bagus yaa.. :P hehe. Terimakasih untuk karyanya!!
Insignificant works
Make the world go round and round
And make laughter
Somewhere for someone I don’t know
These small things I I live for
Add color to the ordinary
In my monochrome days
:) :) :)
loop / oktober 2004 - september 2005 / asprovalta
Recorded in al-Bukhari
loading tweets…
Top